Selasa, 22 Desember 2015

DASAR-DASAR FAHAM KEAGAMAAN NU




a.   Nahdlatul Ulama mendasarkan faham keagamaan kepada sumber ajaran agama Islam:al-Qur’an, as-Sunnah, al-Ijma’ dan al-Qiyas.

b.  Dalam memahami, menafsirkan Islam dari sumber-sumbernya di atas, Nahdlatul Ulama mengikuti faham Assunnah wal Jama’ah dan menggunakan jalan pendekatan (al-madzab):
-       di bidadang aqidah, Nahdlatul Ulama mengikuti Ahlussnah wal Jama’ah yang dipelopori oleh Imam Abul Hasan al-Asy’ari dan Imam Manshur al-Maturidzi.
-       Di bidah fiqh, Nahdlatul Ulama mengikuti jalan pendekatan (al-madzab) salah satu dari madzab Abu Hanifah an-Nu’man, Imam Malik bin Anas, Imam Muhammad bin Idris Asy-Syafi’I dan Imam Ahmad bin hanbal.
-       Di bidang tasawuf, mengikuti antara lain Imam al_Junaidi al-baghdadi dan imam al-qhazali serta imam-imam yang lain. 

c.        Nahdlatul Ulama mengikut pendirian, bahwa Islam adalah agama yang fitri, yang bersifat menyempurnakan segala kebaikan yang sudah dimiliki manusia. Faham keagamaan yang dianut oleh Nahdlatul Ulama bersifat menyempurnakan nilai-nilai yang baik yang sudah ada, dan menjadi milik serta ciri-ciri suatu kelompok manusia seperti suku maupun bangsa, dan tidak bertujuan menghapus nilai-nilai tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar